Bintek Strategis Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Seiring berkembangnya kemàjuan teknologi perpustakaan berbasis teknologi juga terus diterapkan, hal ini selain menjangkau masyarakat luas juga sebagai bentuk pelayanan bagi masyarakat untuk mempermudah aksesnya terhadap dunia literasi.

Perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat menyediakan informasi dan fasilitas belajar masyarakat berperan penting untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Dalam memberikan layanan kepada pemustaka pemerintah wajib menyesuaikan kemajuan teknologi informasi yang terjadi saat ini” kata Deputi Bidang Perkembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional RI, Woro Titi Haryanti usai Bintek Strategis Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, yang diikuti perwakilan tiga kabupaten/kota se-sumabar di Basko Hotel Padang (17/6).

Ia menyebut, untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dapat melakukan kerjasaman dengan berbagai pihak, seperti masyarakat bisa dalam pembentukan, pengelolaan, penyelenggaraan, pengembangan dan pengawasan.

“Oleh karena itu, program tranformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial juga harus menjangkau kepada masyarakat perdesaan dalam rangka mendekatkan masyarakat terhadap akses informasi yang berkualiats,“ tuturnya.

Dikatakannya, tranformasi perpustakaan di Indonesia sebagai upaya mengembangkan perpustakaan sebagai Community Learning Center yang berbasis teknologi informasi. Tentunya juga harus diiringi oleh sumber daya manusia berkompeten. “Tentunya dilakukannnya bintek kepada pustakawan ini penting dilaksanakan” ujarnya Woro Titi.

Terkait esensi transformasi perpustakaan berbasis inkulusi sosial dijelaskannya, akan menitikberatkan pada peningkatan kapasiatas pengelola perpustakan dan masyarakat. Agar dalam memberikan laynan perpustakaan mampu memahami kebutuhan masyarakat, memberikan inovasi layanan dengan melibatkan keterlibatan masyarakat. Kemudian, membantgun kerjasama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan layanan perpustakaan sesuai kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Sosy Findra menyebut, pihaknya akan terus berkomitmen untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat dan kesejahteraan sosial. Salah satunya membangun budaya cinta membaca.

Menurutnya transformasi perpustakan berbasis inklusi sosial akan meintiberatkan pada peningkatan kapasitas pengelola dan masyarakat. “Tujuannya agar dalam memberikan layanan, perpustakaan mampun memahami kebutuhan serta memberikan inovasi”. cetusnya. sumber : harian Padang Ekspres, 18 Juni 2019

Sharing :    
  About

Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat adalah sebuah instansi Pembina Perpustakaan dan Kearsipan di daerah ini.

  Statistik Pengunjung
3 Online
298 Visitor Today
347 Visitor Yesterday
272781 All Visitor
1000742 Total Hits
34.204.198.73 Your IP address

  Contact Us
  Alamat :

Jalan Diponegoro No.4 Padang (Sekretariat dan Perpustakaan Provinsi) dan Jalan Pramuka V No. 2 Khatib Sulaiman Padang (Kearsipan)

Tel : (0751) 7051348
Mail : dapprovsumbar@gmail.com
Business Hours : 7:30 - 15:00